Showing posts with label Gadget. Show all posts
Showing posts with label Gadget. Show all posts

Monday, September 9, 2013

Iphone Meledak Lagi, Pemilik Klaim Memakai "Charger Iphone Asli"



Jakarta - Kasus smartphone yang meledak atau terbakar sedang marak belakangan ini. Kabar terbaru menyebutkan bahwa kejadian sejenis menimpa seorang wanita bernama Ljubica Maric, 28 tahun, yang tinggal di Zagreb, Kroasia.

Dilaporkan oleh Phone Arena, suatu malam Ljubica beranjak tidur bersama suami dan anak-anaknya. Seperti banyak pengguna ponsel pintar lain, dia tak lupa menancapkan iPhone 4S miliknya ke charger di samping tempat tidur sebelum terlelap.

Tiba-tiba iPhone berdering. Deringan pertama berlalu tanpa terjawab, lalu perangkat itu kembali berbunyi. Baru saja Ljubica yang terganggu dari tidurnya hendak menjawab panggilan, terdengar suara ledakan dari arah ponsel tersebut.

Entah apa sebabnya, ternyata speaker pada perangkat itu telah meledak. Lapisan kaca pada iPhone 4S milik Ljubica ikut retak. Padahal, Ljubica disebut tidak menggunakan aksesori non-Apple bersama ponselnya. Charger milik dia pun asli, tak seperti beberapa kasus serupa yang biasanya melibatkan charger palsu atau (KW).

iPhone 4S tersebut masih bisa berfungsi, tapi terpaksa masuk layanan servis untuk memperbaiki kerusakan fisik yang telah terjadi. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kejadian yang menimpa Ljubica. Pihak Apple pun belum mengeluarkan tanggapannya.


(DS/kP)

Sunday, September 1, 2013

Mulai Tanggal 15 September 2013, Pegawai Apple Dilarang Untuk Libur






Tangerang - iPhone baru menggunakan sistem operasi iOS 7 akan segera hadir dalam waktu dekat. Pasalnya, Apple selaku perusahaan dibalik kedua produk tersebut dilaporkan telah mengedarkan "surat larangan libur" bagi sejumlah para pegawai.

Seperti dilansir oleh Cnet, larangan yang dimaksud berlaku untuk staf pendukung di layanan AppleCare. Mulai tanggal 15 hingga 28 September nanti, mereka tak boleh meninggalkan meja kerja.

Apple disinyalir membutuhkan semua tenaga staf pendukung pada periode tesebut untuk menyambut segala macam kebutuhan konsumen setelah kemunculan iPhone baru dan iOS 7 pada 10 September mendatang.

Ada dua versi iPhone baru yang kabarnya bakal diperkenalkan oleh Apple pada tanggal itu, yakni iPhone 5S yang merupakan penerus dari iPhone 5 dan iPhone 5C yang menyasar segmen menengah.

Menurut beberapa kabar yang telah beredar sebelumnya, iPhone 5S bakal mengusung sejumlah fitur baru seperti pemindai sidik jari, kamera 12 megapixel dengan dual-LED flash, dan pilihan kapasitas memori internal hingga 128GB.

iPhone 5C yang selama ini dikenal dengan sebutan iPhone versi murah ramai disebut sebagai perwujudan upaya Apple melebarkan sayap ke pasar negara-negara berkembang. Ponsel pintar yang agaknya bakal menggunakan cangkang plastik ini disinyalir bakal memiliki banderol harga antara 400-500 dollar AS.

Adapun iOS 7 merupakan sistem operasi baru Apple yang menerapkan sejumlah perubahan tampilan dan fungsi baru, terutama dalam hal multi-tasking.


(DS/kP)





Wednesday, July 31, 2013

Samsung Kembali Meledek Iphone Melalui Iklan

"TANGERANG" - Iklan video produk Samsung memang tidak lengkap tanpa mengejek iPhone. Perusahaan asal Korea Selatan ini, kembali merilis sebuah iklan yang menunjukkan fitur-fitur dan keunggulan dari Samsung Galaxy S4, sambil tetap menyindir iPhone.

Iklan video ini, dikutip dari iDownloadblog yang bertajuk "Ready for Takeoff" yang diunggah ke situs berbagi video YouTube pada akhir Juni 2013. Iklan tersebut bercerita tentang situasi di dalam sebuah pesawat. Diceritakan, ada penumpang yang tertarik dengan perangkat milik orang yang duduk di sebelahnya. 

Ternyata, penumpang tersebut menggunakan iPhone 5 dan orang yang duduk di sebelahnya memiliki Samsung Galaxy S4.

Awalnya, penumpang ini masih bangga dengan iPhone miliknya dengan menyebutkan produk tersebut sebagai ponsel yang sederhana. Dia pun mengungkapkan, keengganannya untuk beralih ke perangkat lain karena sulitnya berpindah platform.

Kelemahan iPhone yang sulit memindahkan data dari platform lain dipaparkan di iklan tersebut. Oleh pemilik Samsung Galaxy S4 menerangkan terdapat sebuah fitur yang disebut Smart Switch. Dengan fitur ini, Samsung mengklaim dapat memindahkan data, seperti foto, musik, hingga pesan teks, dengan sangat mudah.

Kemudian, si penumpang tampak sangat tertarik dengan fitur Smart Pause. Selain fitur Smart Switch, Fitur ini mendeteksi mata dari sang pengguna dan digunakan untuk menghentikan sementara pemutaran video apabila pengguna memalingkan pandangan dari layar. Playback kembali dilakukan begitu pengguna memandang layar kembali.

Di akhir video, tampak si pengguna iPhone tertarik untuk beralih ke Samsung Galaxy S4 dengan cara "merebut" perangkat tersebut dari tangan sang pemilik.

Mengejek kompetitor dalam persaingan bisnis ponsel pintar bukanlah hal baru. Samsung telah lama mengolok-olok iPhone sejak ponsel Galaxy S generasi pertama. Bahkan, aksi saling ejek juga dilakukan di ruang media sosial internet.

Sumber : iDownloadBlog

(DS/kP)

Thursday, July 25, 2013

"Tips Cara Membedakan Charger iPhone Original Dan Yang Imitasi (KW)"

Perbedaan charger iPhone asli (kiri) dengan yang palsu

Hasil penyelidikan sementara mengungkapkan bahwa kasus yang sangat fatal yang menimpa seorang mantan pramugari China Southern Airlines Ma Ailun kemungkinan disebabkan oleh charger iPhone palsu yang menyetrum perempuan muda itu saat sedang menelepon dan seorang pria asal cina mengalami koma akibat tersetrum iPhone 4 miliknya sendiri.

Hal tersebut tentu menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan alat pengisi baterai iPhone yang bukan resmi dibuat oleh Apple. Tapi apa tepatnya perbedaan antara charger palsu alias "KW" dengan charger original yang membuatnya bisa membawa maut?

Ken Shirrif dari blog elektro Righto.com membedah sejumlah beberapa charger gadget untuk melihat komponen apa saja yang terdapat di dalamnya dan seperti apa kualitas output listrik yang dihasilkannya. Di antara  selusin charger yang dijadikan obyek penelitian, terdapat charger iPhone "ori" atau asli dan yang palsu.

Dilihat sekilas dalam penglihatan serupa tapi tidak sama

Dari luar dan bentuk charger iPhone asli  dan palsu hampir menyerupai tetapi dalamannya tidak sama, Rupa kedua alat itu sangat mirip dari segala sisi.

Namun, jika diteliti dan diperhatikan dengan benar-benar, terdapat perbedaan dalam tulisan spesifikasi di bagian bawah, di mana charger asli menyebut "Designed by Apple in California", sementara charger palsu menulis kalimat membingungkan "Designed By California". Contoh charger palsu (kanan) pada gambar di bawah juga tidak mencantumkan keterangan "Apple Japan".






Shirrif menduga kata "Apple" terpaksa dihilangkan oleh si pembuat charger palsu untuk menghindari dari masalah hukum atau merek dagang. Akan tetapi, dia juga menyebutkan bahwa ada pula charger palsu yang mengklaim "Designed by Apple". Charger palsu ada banyak bermacam-macam? Itu tentu saja, karena pihak pembuatnya pun lebih dari satu.

Ketika kedua charger dibuka, nyatalah bahwa kualitas charger asli dan palsu benar-benar sangat berbeda. Untuk mengubah input AC 100-240 volt menjadi output 5 volt 1 Ampere, charger asli dari Apple menggunakan komponen pemasok daya flyback switching yang sangat canggih ketimbang charger imitasi atau sering disebut "KW".


Komponen internal charger iPhone asli dilengkapi controller IC, flyback transformer, serta kapasitor khusus untuk meredam interferensi sinyal

Charger iPhone ini adalah pemasok data tipe switching di mana listrik input dihidup-matikan (switching) sebanyak 70.000 kali per detik untuk mendapatkan voltase keluaran yang sesuai. Begitu selesai dikonversi menjadi voltase rendah oleh transformer jenis flyback, aliran listrik kemudian difilter agar bebas interferensi dan diubah menjadi (DC).

Dan Hasilnya, Charger iPhone asli mampu menghasilkan output sesuai dengan spesifikasi, yaitu 5 volt 1 ampere, yang stabil dan relatif bebas dari fluktuasi dan spike (lompatan voltase secara tiba-tiba dalam waktu yang sangat singkat).

Grafik osiloskop di bawah memperlihatkan sinyal voltase output charger iPhone asli (kuning) dan spektrum frekuensinya (oranye). Window sebelah kiri menunjukkan hasil monitoring frekuensi tinggi dari voltase output, sementara window sebelah kanan memperlihatkan informasi frekuensi rendah.

Grafik osiloskop keluaran daya dari charger iPhone asli


Idealnya, grafik voltase yang (kuning) harus setipis dan selandai, sementara frekuensi spektrum (oranye) harus serapat mungkin dengan sisi bawah. Charger asli Apple di sini menghasilkan output yang sangat baik.

Bagaimana dengan output yang dihasilkan oleh charger apple palsu? Shirrif mencatat bahwa keluaran daya charger palsu yang berada di tangannya ini tak sesuai dengan spesifikasi, yaitu hanya 2,7 watt dari seharusnya 5 watt (5 volt x 1 ampere).

Namun bukan hanya itu, monitoring osiloskop juga memperlihatkan bahwa charger ini menghasilkan kualitas output sangat buruk, dengan noise dan riak sinyal (ripple) yang sangat parah. Bukan hanya tak sesuai spesifikasinya, output dari charger iPhone palsu juga berpotensi merusak perangkat smartphone yang dihubungkan dengannya. 

Grafik osiloskop keluaran daya charger iPhone palsu


Tidak standar dan mematikan

Mengapa daya keluaran charger iPhone palsu bisa begitu sangat buruk. Hal ini tak lain disebabkan oleh kualitas komponen yang dipakainya. Untuk menekan harga, charger iPhone palsu yang bisa diperoleh hanya dengan kisaran beberapa dollar AS ketimbang dengan charger iPhone yang asli.

Yang lebih sangat berbahaya lagi, seperti disebut oleh Shirrif, produk-produk charger palsu kerap tak mengindahkan standar keamanan yang tinggi Underwriters Laboratories (UL) soal insulasi antara sirkuit listrik input dan output yang mencegah terjadinya kebocoran listrik dari aliran masuk ke aliran keluar (output).
 
 

Komponen flyback transformer pada charger iPhone asli menggunakan kawat.

Jarak antara dua sirkuit input dan output pada charger seharusnya 4mm atau lebih. Tetapi pada charger iPhone palsu, kedua sirkuit itu kerap kali hanya dipisahkan jarak hanya 1mm. Padahal, di dalam charger, tegangan listrik bisa mencapai 340 volt itu cukup untuk membunuh seseorang jika terjadi "loncatan" antar sirkuit.

Jadi Pilih Yang Mana? Pilih Murah Tapi..... Atau Mahal Tapi Selamat

Charger Apple sendiri memang tergolong mahal dibandingkan alat-alat sejenis bikinan produsen lain dan sebagai pembandingnya, harga charger apple di jual dengan harga 30 dollar AS sedangkan charger apple palsu (KW) bisa di peroleh dengan kisaran harga 3 dollar AS.

Kasus kematian Ma Ailun (23 tahun) asal Xinjiang, China, msaih dalam penyelidikan polisi. Namun, ada baiknya menghindari pemakaian charger palsu yang menyimpan resiko yang mematikan. Jadi pilih yang murah membahayakan perangkan bahkan bisa membahayakan diri sendiri atau pilih yang mahal tapi selamat?



(DS/kP)

Saturday, July 20, 2013

Pria Asal China Jatuh Koma Akibat Kesetrum Iphone 4 Miliknya Sendiri

"TANGERANG - Kasus sengatan listrik dari iPhone kembali terulang kembali. Setelah menewaskan seorang pramugari asal Xinjiang, China akibat tersetrum listrik dari iPhone 4, kejadian hampir sama menimpa pria asal China.

Cukup beruntung, sengatan listrik tidak sampai menewaskan pria bernama Wu Jiantong tersebut. Namun, saat ini, Wu Jiantong mengalami koma dan harus dirawat di rumah sakit Beijing.

Seperti dikutip dari ZDnet, selama 10 hari terakhir, pria berumur 30 tahun itu harus dirawat di unit perawatan intensif (ICU) karena kondisinya terus menurun.

Kejadiannya sendiri berlangsung pada tanggal 8 Juli lalu dan disebutkan Wu tersengat listrik saat hendak men-charge iPhone 4 miliknya yang habis baterai. Menurut penuturan saudara perempuan Wu, ia mendengar Wu berteriak dan setelah berbalik ke arahnya, kakaknya telah tergeletak di lantai.

Melihat kejadian itu, secara reflek ia segera mencabut charger iPhone dari stop kontak. "Saya kemudian merasa nyeri, seperti tertusuk jarum di ujung jari saya. (Rasa nyeri) Menjalar dari jari, sampai lengan, badan, dan kaki saya," ujarnya.

Ia mencoba membangunkan kakaknya, tetapi tidak mendapat respons. Setelah itu, Wu terlihat mengalami kejang - kejang dan mulutnya mengeluarkan busa.

Setibanya di rumah sakit, Wu tidak bernapas lagi dan kondisinya digambarkan sangat buruk, tetapi dokter berhasil menyadarkannya. Tiga hari kemudian, kondisi Wu telah stabil. Namun, ia kemudian mengalami koma dan harus dirawat di ruang ICU karena kurangnya pasokan oksigen ke otak selama jangka waktu yang panjang.

Menurut dokter rumah sakit Dian Hai Wu di Beijing. "Itu tidak diragukan lagi dari sengatan listrik,"

Menurut laporan Wan Bao Beijing, baik iPhone maupun charger-nya masih berada dalam kondisi yang baik. Namun, adik Wu mengatakan charger yang digunakan bukan produk Apple asli (imitasi).

Penggunaan charger palsu ini sama dengan pramugari bernama Ma Ailun yang tewas tersengat listrik dari iPhone saat menelepon menggunakan iPhone 4 yang sedang di-charge. Penyebab Kematian Pramugari Saat Pakai iPhonepun Mulai Terungkap.


(DS/kP)